Kawan Cerita

Seorang temanku mengirim dua pesan yang sangat panjang dalam bentuk suara, kuterima dan kudengarkan. Isi pesan tersebut adalah sebuah “kegelisahan” untuk melakukan sesuatu secara nasional. Tentu nasional di sini adalah jangkauannya dari Merauke ke Sabang. (Meskipun, dalam hati aku bilang itu mustahil). Aku apresiasi pesannya. Beberapa hari kemudian, aku sudah berada dalam sebuah grup berisi 10 pemuda/i “pilihan”. Yang tersebar di beberapa daerah. Atas inisiatifnya, grup itu diberi nama “Manusia Kuat”. Tentu nama ini aku samarkan.

Masih temanku, ia mengirim pesan sambutan di grup ini. Pesan yang panjang untuk sebuah inti yang singkat. Tapi, bukannya memang inti itu selalu “kecil”, “Sedikit”. Pesan disambut oleh anggota grup. Oleh temanku, kami dipersilakan untuk memperkenalkan diri sambil sesekali ia mengenalkan kami.

Setelah beberapa hari, kami berdiskusi lagi, khususnya setelah selesai kenalan. Tentu dengan menunjukan apa yang telah kami lakukan di daerah kami masing-masing. Selebihnya, tergantung kemampuan “keakuan”. Maka sampailah pada hari di mana kami mengusulkan tagline a.k.a slogan untuk gerakan kami. Tentu aku ikut menyumbang slogan. Meski tidak murni hasil pemikiran sendiri. Tetapi, apa sih yang memang 100% hasil pemikiran dan ide kita sendiri? Bukannya setiap dari kita adalah pengamat, pendengar, pembaca, penyontoh yang ulung sehingga kemudian kita “memperbaiki” dari apa-apa yang telah orang lain lakukan?

Maka terkumpulah sekitar 10 slogan. Baik yang berbasa Indonesia, bahasa daerah maupun bahasa Inggris.

Slogan belum diputuskan sampai sekarang dan pertanyaan “Apa yang bisa kita lakukan?”, juga belum terjawab hingga sekarang.

Tadi siang, seorang anggota grup mengajak diskusi. Dari kenalan sampai bahas what the meaning of happy. Alias, bahagia itu apa? Kami berdiskusi panjang, lama dan berkelanjutan.

Sore ini, aku ke Solo. Kangen es teh angkringan dan ya, mengendapkan materi untuk bisa diubah menjadi tulisan. Bukan tulisan ini, tapi ada pesanan yang satu kata pun belum keluar. Masih pada pertanyaan: ini dimulai dari mana?

Materi ini aku terima sekitar 2 bulan yang lalu dan dengan beraninya, aku membuat batas waktu hingga akhir april ini. Nggak tahu, kok bisa senekat itu. Maka menemui dua guru menulisku kemarin adalah cara untuk mengetuk pintu-pintu narasi, inspirasi dan tentu yang paling penting adalah aksi (untuk menulis itu sendiri).

Semalam, seorang kawan yang lainnya mengirim pesan. Ia bercerita aku mendengarkan dengan sesekali bertanya. Untuk menyibak kabut persoalan yang sedang ia ceritakan. Aku mengupas helai demi helai. Tidak sampai ke inti. Tapi menurut jawaban (atau jika boleh kusebut sebagai pengakuan)nya, ia paham dengan “ini”. “Ini” adalah kalimat yang saya sampaikan padanya.

Di ujung cerita, dia menyampaikan terima kasih.

Aku bertanya kepada ibuku: Bagaimana jika suatu saat, rumah kita banyak tamu? Untuk bertemu denganku, bercerita, bertatap muka untuk bicara cinta, bicara rasa, bicara ide, bicara apapun yang baik. Kubilang pada ibu, ini cuma seandainya. Masih dalam tahap wacana dan rencana. Beliau menjawab, kita lihat dulu. Kalau ramai, maka kembalilah ke Kedai (kata). Aku ketawa dan sekali memastikan untuk mendapat restunya. Sekali lagi beliau menjawab, direncanakan, nggak usah buru-buru.

Sepertinya ibuku khawatir tidak bisa punya “me time”. Heuheue.

Baik, bu. Tenang, semua masih dalam tahap rencana. Dan masih sangat bisa berubah dan diubah.

Memangnya mau bikin apa, Tor?

Aku? Bukan bikin, tapi menyediakan. Menyediakan tempat cerita dan aku menjadi kawan ceritamu.

Kalau sudah cerita, lega.

Peluk Hangat,

Kawan Ceritamu,

Tory Nugroho Bicaksana.

Advertisements

1 thought on “Kawan Cerita”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s